Apa Penyebab Infeksi Rahim Itu?

 

Penyebab-Infeksi-RahimPenyebab Infeksi Rahim

Penyebab Infeksi Rahim,-Infeksi Rahim tentu merupakan salah satu penyakit yang sangat tidak diinginkan oleh wanita. Namun apabila anda tidak berusaha menjaga kebersihan organ vital dengan baik dan terjadi keputihan berkepanjangan, bisa saja hal tersebut menjadi salah satu Penyebab Infeksi rahim. Infeksi rahim terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu; ringan, sedang, dan berat. Namun, tentu agar tidak berakibat fatal, semua tingkatan infeksi rahim harus ditangani dengan tepat, sehingga tidak terjadi penyakit yang lebih parah.

Infeksi rahim bisa terjadi pada siapa saja baik itu Remaja ataupun tua. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung dengan tingkatan infeksi yang menyerangnya. Gejala infeksi rahim yang ringan, ditandai dengan wanita yang sulit hamil. Ada juga beberapa wanita yang mengalami nyeri pinggul di luar siklus menstruasi ataupun keputihan. Sedangkan untuk Gejala ini sudah termasuk infeksi rahim sedang atau berat.

Apabila anda mengalami Infeksi rahim dengan tingkat yang cukup berat, maka sel telur harus diangkat. Karena apabila hal ini tidak dilakukan, maka akan menghambat terjadinya kehamilan dan yang paling parah adalah dapat menyebabkan kemandulan pada wanita.

Sehingga bagi anda yang ingin mempunyai rahim yang sehat, dan ingin segera mempunyai anak, menjaga kebersihan organ vital sangatlah penting. Dengan organ vital yang bersih, Penyebab Infeksi rahim seperti Keputihan tidak akan terjadi. Dan Apabila mengalami keputihan, anda harus segera melakukan pengobatan, jangan sampai bakteri, virus, atau parasit terus berkembang dan semakin parah.

Infeksi bisa saja terjadi di semua organ genitalia dan biasanya pun disebabkan kuman yang khas. Inilah beberapa di antaranya.

Bartolinitis
Dalam pintu masuk saluran reproduksi kita, terdapat kelenjar bartolin yang dapat terinfeksi oleh beberapa jenis kuman. Kita akan mengeluh nyeri dan rasa panas di area yang terkena dan kelenjar bartolin akan memerah dan membesar. Obatnya antibiotika dan nanah perlu dikeluarkan. Bila infeksi terjadi berulang, bisa terbentuk kista kelenjar bartolin yang memerlukan operasi untuk menghilangkannya.

Herpes Genital
Disebabkan oleh virus herpes hominis tipe 2 yang menular 3-7 hari setelah berhubungan intim. Gejalanya rasa panas, gatal, dan nyeri di area yang terkena. Ada bintil-bintil air atau koreng di area labia, vagina, sampai mulut rahim. Karena penyebabnya virus, terapinya adalah antivirus dan obat penghilang gejala. Penyakit ini bersifat kambuhan.
Trikomoniasis

Disebut trikomoniasis karena infeksi saluran genital ini disebabkan trikomonas vaginalis. Gejalanya keputihan encer, kental, kuning, dan agak berbau.  Bisa disertai rasa gatal dan terbakar, kadang-kadang mempengaruhi buang air kecil dengan gejala anyang-anyangan atau sering buang air kecil. Terapinya adalah antibiotika.

Vaginosis bakterialis

Vagina tidaklah steril. Di saluran tersebut tumbuh banyak flora normal yang hidup seimbang. Bila flora ini digantikan oleh kuman “jahat” maka terjadilah vaginosis bakterialis. Biasanya terjadi bila pH vagina lebih dari 4,5 dan berhubungan dengan persalinan prematur, pecah ketuban, atau infeksi selaput ketuban. Terapinya antibiotik
Kandidiasis

Inilah yang sering dikeluhkan terutam ibu-ibu yang sedang hamil. Keputihan yang disebabkan kamur kandida albicans ini memang cukup merepotkan karena gatal luar biasa. Keputihan khas berupa kepala susu berwarna keputih-putihan. Terapinya adalah anti jamur. Sering terjadi pada ibu hamil, sakit diabetes, memakai pil kontrasepsi, sedang minum antibiotika, atau bila daya tahan sedang turun.
Vulvovaginitis atrofikans

Sering terjadi pada wanita menopause karena dinding vagina menipis hingga mudah terkena infeksi. Gejalanya keputihan, gatal, dan pedih. Bisa disertai nyeri dan sering buang air kecil. Terapinya bukanlah antibiotik melainkan hormonal karena proses penyebabnya adalah menopause.
Radang mulut rahim akut dan kronis

Pada radang mulut rahim yang akut, gejala lebih berat. Mulut rahim akan memerah, bengkak, dan timbul keputuhan seperti nanah kental. Penyebabnya kuman dan terapinya anitbiotika sesuai kuman yang menyebabkannya. Sedangkan pada radang mulut rahim kronis, keputihan berupa lendir bercampur darah. Dinding perbatasan rahim dan mulut rahim menjadi terlihat. Hal ini harus dibedakan dengan kanker mulut rahim dan ibu perlu pemeriksaan paps mear. Terapinya tak hanya antibiotika, juga mungkin memerlukan teknik bedah tertentu untuk menyembuhkannya dan menghilangkan risiko menjadi keganasan.
Radang dinding rahim akut dan kronis

Radang dinding rahim yang akut lebih berat gejalanya yaitu panas tinggi, ibu tampak kesakitan, keputihan bernanah, dan sakit di area rahim. Bisa terjadi akibat menggugurkan kandungan yang tidak aman, persalinan, penggunaan kontrasepsi dalam rahim. Sedangkan pada yang kronis, gejalanya tak terlalu jelas bisa berupa keputihan dan waktu haid memanjang. Waspadai penyebab sakit tuberkulosis, adanya sisa
plasenta, benda asing dalam rahim, polip rahim, kanker rahim, dan penyakit lainnya.

Terimakasi telah mengunjungi postingan kami Penyebab Infeksi Rahim Untuk Pengobatan, kami merekomendasikan anda pada Obat Infeksi Rahim Jelly Gamat Gold-G. Infomasi selengkapnya KLIK DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>